Mengenali Gaya Arsitektur Barat dan Timur

Desain Interior Murah, Harga Desain Interior, Interior Design Jakarta, Jasa Arsitek, Jasa Desain Rumah, Jasa Interior Design, Jasa Interior Rumah, jasa kontraktor rumah, Kontraktor Bangunan, Kontraktor Interior, Kontraktor Rumah

Mengenali Gaya Arsitektur Barat dan Timur

 

                Semakin berkembangnya zaman, semakin pesat pula pembangunan terutama di kota-kota besar. Banyak kita temui bangunan-bangunan yang menjulang tinggi, bangunan pencakar langit. Dari sekian banyak bangunan, berbagai macam gaya arsitek telah laku digunakan. Jasa arsitek semakin laris seiring meningkatnya  permintaan desain bangunan-bangunan pencakar langit.

                Namun, tidak hanya gedung-gedung mewah saja yang membutuhkan jasa arsitek. Jasa arsitek  juga sangat diperlukan oleh seseorang yang berencana untuk membangun rumah.

Menggunakan jasa arsitek saat akan membangun rumah sangat dianjurkan untuk mengenali terlebih dahulu jenis gaya apa yang digunakan oleh jasa arsitek tersebut. Agar nantinya Anda tidak menyesal dengan jasa arsitek pilihan Anda. Secara garis besar ada dua gaya arsitektur yang ada dunia ini. Gaya arsitektur barat dan gaya arsitektur timur. Kedua gaya ini dapat Anda terapkan pada rumah idaman Anda.

 

Gaya Arsitektur Barat

                Dalam perkembangannya, arsitektur barat banyak digunakan di Indonesia, terutama pada bangunan-bangunan kuno/tua (heritage). Gaya barat ini lebih tertuju pada Negara Eropa dan Amerika. Adanya perbedaan dua gaya ini bermula dari blok barat yang terdiri dari Eropa dan Amerika serta negara bagiannya. Mereka menganggap bahwa negara yang selain dari mereka, Eropa dan Timur , sebagai suatu blok lain, yaitu timur. Dan secara tidak langsung terbentuklah dua gaya arsitektur pula. Gaya timur dan gaya barat.

Gaya arsitektur barat dalam pandangannya pada ilmu arsitek lebih mengedepankan pada pendekatan sains (ilmu pengetahuan). Makna ruang yang ada hanya dipandang pada materi yang menyusunnya. Keindahan suatu bangunan dirasakan melalui alat indra semata.

 

Gaya Arsitektur Timur

                Gaya arsitektur timur memiliki ciri yang bertolak belakang dengan gaya arsitektur barat. Dalam pandangannya, mereka percaya bahwa keindahan suatu bangunan dapat dilihat dari dua aspek, yaitu alat indra manusia dan juga mitos yang berlaku di lingkungannya. Hal ini menimbulkan rasa yang berbeda pada makna suatu ruang. Ada sesuatu yang tidak tertangkap oleh indra manusia.

                Perbedaan dua gaya arsitektur ini sama-sama memiliki nilai keindahan tersendiri. Keduanya memiliki kevalida dalam penelitian arsitektur.

 

Perbedaan Gaya Arsitektur Barat Dan Timur

Arsitektur Barat terkenal dengan « material » sedangkan Timur terkenal dengan « spiritual ». Arsitektur Barat mementingkan obyek dan tata cara membangun, Arsitektur Timur lebih   memandang  pada nilai-nilai  yang dikaitkan dengan hubungan yang lebih luas yaitu sosial dan spiritual.

Arsitek barat lebih terkenal berhubungan dengan alam, sedangkan arsitek timur lebih menekankan pada pergaulan manusia, baik sesama manusia, manusia dengan lingkungannya, maupun manusia dengan Tuhannya. Tradisi membangun di dunia Timur selalu dikaitkan dengan keharmonisan. Hal  ini tidak bisa lepas dari hubungannya dengan kebiasaan serta adat istiadat yang telah mengakar di daerah tersebut.

 Arsitektur Barat terkenal lebih solid sedangkan Timur lebih ringan. Arsitektur Barat lebih melihat pada sudut pandang bentuk, ekspresi, dan eksternalitas, sedangkan Timur lebih melihat arsitektur dari volume (kedalaman), dan internalitas. Kecenderungan gaya barat lainnya adalah untuk memperindah, sedangkan Timur untuk menyederhanakan.

To Thi Anh membedakan budaya Barat dan Timur: “Timur dan Barat berbeda dalam hal pengetahuan, sikap manusia terhadap alam, cita-cita hidup dan status seseorang.”  Penjelasan ini diharapkan dapat membantu untuk dipahami dan dipraktekkan secara lebih luas lagi. Dengan demikian dapat menjadi acuan dalam mengembangkan arsitektur khususnya  di Indonesia.

Dengan penjelasan beberapa perbedaan antara gaya arsitektur barat dan timur di atas, diharapkan Anda tidak salah piilih jasa arsitek. Jasa arsitek yang selama ini beredar di Indonesia kebanyakan masih menggunakan gaya barat.  Penjelasan ini juga bermanfaat untuk para arsitektur agar bisa mempelajari dua gaya tersebut.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply